Salam Web11...
Pada kesempatan kali ini, kami akan membahas tentang script CSS. Apakah
teman-teman sudah mengetahui apa itu CSS? Bilamana teman-teman sudah
mengetahui tentang CSS, tidak ada salahnya kita sedikit merefresh
ingatan kita tentang sejarah dan pengertian CSS. Dan bila teman-teman
ada yang belum tahu apa itu CSS, mari kita sama-sama mempelajari apa itu
CSS. Pada artikel kami kali ini, seperti biasa sebelum masuk ke materi Cara membuat sebuah website dengan CSS
kita terlebih dahulu mengenal dan mengetahui apa yang kita akan
pelajari, dalam hal ini adalah CSS. Berikut penjelasan singkat tentang
CSS dikutip dari berbagai sumber.
Sejarah CSS
- CSS 1
Pada tanggal 17 Agustus 1996 World Wide Web Consortium (W3C) menetapkan
CSS sebagai bahasa pemrograman standard dalam pembuatan web. Tujuannya
adalah untuk mengurangi pembuatan tag-tag baru oleh Netscape dan
Internet Explorer, karena kedua browser tersebut sedang bersaing
mengembangkan tag sendiri untuk mengatur tampilan web.
CSS 1 mendukung pengaturan tampilan dalam hal :
1. Font (Jenis ketebalan).
2. Warna, teks, background dan elemen lainnya.
3. Text attributes, misalnya spasi antar baris, kata dan huruf.
4. Posisi teks, gambar, table dan elemen lainnya.
5. Margin, border dan padiing.
- CSS 2
Pada tahun 1998, W3C menyempurnakan CSS tahap awal dengan menciptakan
standard CSS 2 yang menjadi standard hingga saat ini. Pada level CSS 2
ini, dimasukkan semua atribut dari CSS 1 dan diperluas dengan penekanan
pada International Accessibiality and Capacibilty kususnya
media-specific CSS. CSS 2 dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan terhadap
format dokumen agar bisa ditampilkan di printer.
- CSS 3
CSS 3adalah versi terbaru dari CSS yang mampu melakukan banyak hal dalam
mendesain website. CSS 3 dapat melakukan animasi pada halaman website,
diantaranya animasi warna dan animasi 3D. Dengan CSS 3 desaigner
dimudahkan dalam hal kompatibilitas websitenya pada smartphone dengan
dukungan fitur baru yakni media query. Selain itu, banyak fitur baru
pada CSS 3 yaitu : Multiple background, border-radius, drop-shadow,
border-image, CSS-Math dan CSS Object Model.
Fitur terbaru CSS 3 :
1. Animasi, sehingga pembuatan animasi tidak memerlukan program sejenis Adobe Flash dan Microsoft Silverlight.
2. Beberapa efek teks, seperti teks berbayang, kolom koran dan "Word-Wrap".
3. Beberapa efek pada kotak, seperti kotak yang ukurannya dapat
diubah-ubah, transformasi 2 dimensi dan 2 dimensi, sudut-sudut yang
tumpul dan bayangan.
Pengertian CSS
CSS adalah singkatan dari Cascading Style Sheet yang merupakan kumpulan
perintah yang dibentuk dari berbagai sumber yang disusun menurut urutan
tertentu sehingga mampu mengatasi konflik style. CSS yaitu salah satu
bahasa pemrograman web yang mengatur komponen dalam suatu web supaya web
lebih terstruktur dan lebih seragam. CSS seperti halnya styles pada
aplikasi pengolahan kata Microsoft Word yang dapat mengatur beberapa
style, misalnya subbab, heading, bodytext, footer, images dan style
lainnya untuk dapat dipakai bersama-sama dalam beberapa file. CSS
biasanya digunakan untuk memformat tampilan web yang dibuat dengan
bahasa HTML dan XHTML. CSS mampu mengatur warna body teks, ukuran
gambar, ukuran border, warna mouse over, warna tabel, warna hyperlink,
margin, spasi paragraph, spasi teks dan parameter lainnya. Dengan adanya
CSS memungkinkan menampilkan halaman yang sama dengan format yang
berbeda.
Demikian lah penjelasan singkat dari kami mengenai CSS yang dikutip dari
berbagai sumber. Semoga dapat membantu teman-teman dalam mengenal apa
itu CSS. Untuk artikel kami selanjutnya dalam topik cara membuat website dengan CSS.
Siapa
pencipta Css? Kurang tau juga gan.. tetapi berdasarkan informasi yang
kami kumpulkan dan dapatkan bahwa Hakon Wium Lie seorang berkebangsaan
Norwegia merupakan CTO (Chief Technology Officer) dari OPERA web
browser, adalah pencipta dari Css. - See more at:
http://belajarcodecss.blogspot.com/2012/05/sejarah-css.html#sthash.bCsUssXj.dpuf
CSS atau lebih
lengkapnya disebut Cascade Style Sheet merupakan salah satu bahasa
pemrograman web yang mutlak digunakan untuk merancang web layout. Tujuan
digunakannya CSS dalam membuat suatu halaman web agar diperoleh suatu
web layout yang konsisten pada style elemen tertentu sehingga akan
terlihat lebih terstruktur dan seragam.
CSS pertama kali dikembangkan pada tahun 1996, dimana World Wide Web
Consortium atau W3C sebuah lembaga konsorsium untuk standarisasi web
menyusun draft proposal untuk membuat CSS. Setelah proposal diterima,
berjalanlah proyek pembuatan CSS ini hingga muncul CSS level 1. CSS
level 1 ini mendukung beberapa pengaturan seperti:
Jenis font dan ketebalan font
Warna, background dan teks
Posisi teks, gambar, dan lainnya
Margin, border dan padding
Dipertengahan tahun 1998, W3C kembali mengembangkan CSS dari level 1
menjadi CSS level 2.CSS1 dikembangkan untuk pemformatan dokumen HTML,
sedangkan CSS2 pengembangannya berpusat kepada dokumen media agar mampu
tampil dalam web.
Sampai saat ini CSS sebenarnya telah sampai pada level 3. Tapi level 3
ini masih dalam tahap pengembangan dan kebanyakan web browser masih
menggunakan CSS2 yang masih merupakan standar untuk halaman web.
Original Source : http://blog.creanivate.com/2010/09/sejarah-tercipatanya-css.html
Copyright blog.creanivate.com
Original Source : http://blog.creanivate.com/2010/09/sejarah-tercipatanya-css.html
Copyright blog.creanivate.com
SS atau lebih
lengkapnya disebut Cascade Style Sheet merupakan salah satu bahasa
pemrograman web yang mutlak digunakan untuk merancang web layout. Tujuan
digunakannya CSS dalam membuat suatu halaman web agar diperoleh suatu
web layout yang konsisten pada style elemen tertentu sehingga akan
terlihat lebih terstruktur dan seragam.
CSS pertama kali dikembangkan pada tahun 1996, dimana World Wide Web
Consortium atau W3C sebuah lembaga konsorsium untuk standarisasi web
menyusun draft proposal untuk membuat CSS. Setelah proposal diterima,
berjalanlah proyek pembuatan CSS ini hingga muncul CSS level 1. CSS
level 1 ini mendukung beberapa pengaturan seperti:
Jenis font dan ketebalan font
Warna, background dan teks
Posisi teks, gambar, dan lainnya
Margin, border dan padding
Dipertengahan tahun 1998, W3C kembali mengembangkan CSS dari level 1
menjadi CSS level 2.CSS1 dikembangkan untuk pemformatan dokumen HTML,
sedangkan CSS2 pengembangannya berpusat kepada dokumen media agar mampu
tampil dalam web.
Sampai saat ini CSS sebenarnya telah sampai pada level 3. Tapi level 3
ini masih dalam tahap pengembangan dan kebanyakan web browser masih
menggunakan CSS2 yang masih merupakan standar untuk halaman web.
Original Source : http://blog.creanivate.com/2010/09/sejarah-tercipatanya-css.html
Copyright blog.creanivate.com
Original Source : http://blog.creanivate.com/2010/09/sejarah-tercipatanya-css.html
Copyright blog.creanivate.com








